Rectangle love
Tiba disekolah William sedang duduk dan membaca buku, anne yang sedang berjalan-jalan melihat William dan menghampirinya “William, kapan kamu kembali, bagaimana syutingmu ?” Tanya anne, “oh kamu anne, aku kembali tadi pagi, syutingku selsai koq” jawab William , anne melihat buku yang sedang dibaca William dan duduk disampinnya “waah, kamu suka astronomy ya ? aku juga sangat suka benda-benda langit , apa benda langit yang kamu suka ?” Tanya anne ,”benarkah?, benda langit yangkusuka ya bulan donk, kamu ?” Tanya William , anne pun tersenyum “aku sangat menyukai bintang” lalu William tercengang mendengar jawaban anne “BENARKAH, aku sudah membaca buku dan jika aku tak salah perhitungan, akan ada bintang southern cross jatuh besok” “benarkah ? southern cross? Itu bintang yang sangat kusuka, “ “tapi jika ingin melihatnya dengan jelas kamu harus ke pulau hateruma di jepang” jawab William “jepang, ahhh sangat jauh, mungkin hanya dimimpi saja aku melihatnya” jawab anne dengan muka sedih, melihat anne sedih seperti itu lalu William memberikan penawaran “kalau begitu besok pagi-pagi kita pergi kejepang bagaimana ?” “besok pagi? Tapi bagaimana dengan sekolah?” Tanya anne, “sudahlah sehari kita bolos tak apa, aku beritahu bintang ini sangat jarang datangnya” bujuk William “baiklah kalau begitu” jawab anne, “tapi dengan satu syarat, kita hanya pergi berdua, karena menurutku jika mengajak orang lain yang tidak menyukai astronomi nanti tidak akan nyambung, bagaimana ?” Tanya William “emmm akan kuusahakan” jawab anne ragu-ragu, lalu William berdiri dan mulai berjalan perlahan “jangan bilang pada suamimu”,
“haduuh bgaimana caraku untuk menghindari anthoni?? Akkh aku pusing” jawab anne mondar-mandir dikamarnya, lalu anthoni datang “kenapa ?”Tanya anthoni, “akkh tidak apa-apa” jawab anne, “aku ingin tidur, cepatlah tidur, dan matikan lampunya” jelas anthoni
Keesokannya “anne, ayo masuk mobil” “emmm, aku ada masalah dengan perutku, akuingin ke air dulu, kamu pergi dulu saja ya?” jawab anne deg-degan, lalu mobil anthoni pun pergi dan anne pergi ke gerbang istana dan menghampiri mobil William dan masuk “bagaimana ?” Tanya William, “taka pa, anthoni tidak percaya, tapi apakah tak apa-apa?” Tanya anne ragu, “southern cross muncul jam 8 malam koq, jadi kita akan kembali kesini lebih cepat
*tepat jam 8 malam dipulau hateruma*
“dimana ya??? Koq tidak ada?” Tanya anne memandang langit, “harusnya jam segini sudah datang mungkin tidak ada, ayoo kita pulang” ajak William, “tunggu, yang itu bukan ?” teriak anne, lalu mereka melihat bintang southern cross untuk yang pertama kalinya “waaah, kamu memang cermatya, apa kamu sedang meminta permohonan ? sampai menunduk begitu” Tanya William, William yang penasaran dengan wajah anne, dia menengoknya dan melihat anne menangis “kenapa kamu?” Tanya William “aku tidak apa, aku baru pertama kali melihatnya, aku sangat terharu”
Disaat anne sedang berbicara dengan William, tiba-tiba anthoni datang dan membuat anne terkejut “anthoni” , anthoni yang melototi merekaberdua menghampiri William dan memukunya “KAU, apa yang kamu pikirkan sampai membawa putri inggris kesini hah? Kamu tidak ingin reputasimu sebagai actor Hollywood turun karena peristiwa ini, anne ayo pulang” “ta..tapikan” jawab anne, “CEPAT PULANG” teriak anthoni dan membawa anne “tapi kamu jangan marah seperti itu”
(dalam pesawat)
“maafin aku, aku hanya ingin melihat bintang southern crosssaja”jawab anne menunduk, “ha, apa kau masih tidak sadar harus berapa kali aku mengingatkanmu, kau ini adalah seorang putri, dan William adalah seorang actor, apa kau tidak selalu melihat di tv kalau mereka masih membicarakan kita, wartawan masih mengicar kita” bentak anthoni, “maafin aku, akuga tau apa yang aku pikirkan, yang didalam pikiranku hanyalah aku akan melihat bintang kesukaanku” pinta anne, anthoni menyeringai “apakah seperti itu kelakuan seorang putrid ? bolos dalam sekolah? Janganlah egois, sementara ini ratu tidak tahu perbuatanmu jangan lakukan itu lagi ”
Disisi lain wartawan inggris yang selalu mengikuti anne berhasil memfoto mereka dan berhasil menerbitkannya.
Saat majalah itu tiba ditangan anthoni, dia sangat marah besar dan melemparkan majalah itu “kenapa bisa ada berita ini,siapa yang meliputnya?lihat ? kau puas dengan perbuatanmu?bagaimana respon dunia mngenai berita ini !!” bentak anthoni , anne hanya menangis, lalu William yang sedang berada diistana menghampiri anne “KAU, KALAU KAU MARAH, MARAHLAH PADAKU, BUKAN PADANYA, TEGANYA KAU MEMBUAT ISTRIMU MENANGIS, KAU BILANG KALAU KAU SUDAH MULAI MENYUKAINYA, TAPI APAKAH INI RASA SUKAMU” bentaknya, anthoni pun marah dan mengangkat baju William “DIAM KAU AKTOR HEBAT, BAGIKU KAU HANYALAH ANAK SEORANG SEKERTARIS KERAJAAN” William pun tersenyum “ MEMANG BENAR AKU HANYA ANAK DARI PELAYANMU DAN KAU ADALAH SEORANG PANGERAN, TAPI AKU MASIH PUNYA HATI DAN MENGHARGAI WANITA TIDAK SEPERTIMU” bentak willliam, anne pun memisahkan mereka “SUDAHLAH KALIAN JANGAN BERTENGKAR, gara-gara perbuatanku persahabatan kalian menjadi begini” teriaknya sambil menangis, ratu yang melihat dibelakang pintu hanya bertatap sedih melihat pertengkaran mereka “kalian bertengkar memperebutkan seorang wanita yang mereka cintai, dan wanita itu adalah anne, ya tuhan apa yang harus aku lakukan, para pelayan yang melihat ratu sedih merasakan hal yang sama.
“lihatlah, William mengajak putrid anne ke jepang dan membuat pangeran anthoni marah sampai memukulnya, benar-benar cinta segiempat ya ???” “segiempat ?” “iya segi empat, putrid anne dan pangeran anthoni adalah pasangan suami istri,tapi selena yang masih tidak rela dengan pernikahan itu berusaha menggoda kembali pangeran, disisi lain William sahabat pangeran mulai mencintai putrid anne, tapi putrid anne dan pangeran pun sudah mulai saling menyukai,” “kasihan mereka ya ?” ribut para murid disekolah mereka.
Anne hanya terdiam ditaman dan menghindari pembicaraan para murid, William menghampiri anne dan duduk disebelahnya “apa kamu baik-baik saja?” Tanya William, “aku baik-baik saja” “maafin aku karena telah berbuat rebut kemarin tapi aku tak bisa menghentikan perasaan ini, aku mencintaimu anne” jawab William, anne terkejut dan menatap William “William jangan bercanda” “aku serius anne, jika anthoni menyakitimu lagi aku akan membawamu pergi jauh dan menikahimu, kita akan bahagia aku tidak akan menyakitimu” jawab William, anne pun berdiri dan berjalan menghindari perkataan William, “kenapa dia berkata seperti itu? Aku tidak mengerti” benak anne, dilantai atas anthoni melihat mereka berdua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar