-destiny-
Kringgggggggggg kriing
“bel sudah berbunyi pulang yu?” William mengajak ke anne,
Anne meihat ke atas dan dia melihat anthony sedang berduaan dengan wanita, dan wanita itu melihat anne dari bawah hanya tersenyum ledekan anne yang kaget dengan tatapan wanita itu “ siapa wanita itu ?” “apa kamu tak tahu?dia itu aktris bernama selena, ayahnya seorang sutradara dan dulunya mereka berpacaran tapi sejak dijodohkan denganmu mereka putus” jawab william
,“ada apa kamu memanggilku?” anthony menanya ke selena “hemm, aku Cuma mau bertanya, apa kamu suka dengan anne ?” selena bertanya, “itu bukan urusanmu” anthony menjawab lalu dibawah dia melihat anne sedang melihat ke atas, dan anne kaget saat anthony melihat ke arahnya, karena dia malu dengan anthony, anne berlari ke luar sekolah dan william mengejarnya, “ada apa ini, kenapa aku menjadi aneh begini, “ bisiknya dalam hati, dia beranthonybunyi digang kecil yang gelap, dia melihat anthony sedang mencari dirinya, “anne, cepat kembali,” anthony berteriak,
Lalu anthony kembali mencarinya dan masuk kedalam mobil,
Tiba-tiba hujan turun dan anne berjalan tanpa payung , dia berjalan sampai kerumahnya, lalu anthony meliahat anne yang berjalan didekat pinggiran sungai, tanpa berpikir panjang anthony langsung menghampirinya,
“anne kamu gapapa? Kenapa kamu hujan-hujanan seperti ini?” anthony berteriak ke anne
“bukan urusanmu, lepaskan aku” teriak anne, “tentu saja ini urusanku, kamu itu istriku, sebenarnya ada apa denganmu” jawab Anthony, “kenapa kamu ga bilang kalau sebelumnya kamu punya kekasih ??? aku sangat malu padamu dan selena karena telah menghancurkan hubungan kalian” tangis anne, melihat anne menangis anthoni merasa iba “sudahlah, itu masa laluku, kamu tidak perlu mengurusi hal itu, sekarang kamu pulang kerumah, ibunda menunggumu”
***
“ya ampun, kenapa kalian bisa basah seperti ini?” Tanya ratu kaget,
“gapapa, mah, biar anthony yang mengurus anne” anthony menjawab, anthony menuntun anne,
“aku ga apa-apa” “diam anne, kamu harus kurawat” anthoni membentak,
“tolong, aku ingin sendirian,” anne menjawab, anthony yang melihat anne sangat serius menurutinya dengan perasaan khawatir
***
Besoknya disekolah, selena mengajak anthony berjalan-jalan ke paris dengan alasan hari terakhirnya perpisahan hubungannya dengan anthony, karena dia tahu kalau anthony sudah mempunyai anne,
Anthony pun menikmati harinya di prancis bersama selena karena dihatinya masih ada perasaan dengan selena, tapi anthony akan menghilangkan perasaannya dan diisi oleh anne,
Suatu sisi anne merasa heran karena anthoni tidak terlihat dari pagi, dan dia merasa tidak enak pada badannya,
“anthony, aku akan meminta permintaan lagi, aku harap kamu bisa mengabulkannya” selena bertanya
“apa?” anthony menjawab
“hem, peluk aku untuk yang terakhir kalinya, aku memohon lho” selena mengajukan permintaanya
tanpa berpikir panjang anthony memeluknya,
tapi tiba-tiba ada yang memfoto mereka berdua
***
“kenapa kamu baru pulang” anne bertanya
“aku hanya bermain dengan teman-teman saja, maaf ga memberi tahumu, kenapa kamu belum tidur, cepat tidur sana” anthony menjawab
“ya udah , tapijangan membentakku?” anne menjawab
Esoknya anne melihat selembar amplop besar di mejanya, dan setelah melihat isinya, ternyata berisi foto anthony dengan selena. Anne sangat kaget, karena foto itu dicetak kemarin tertulis ditanggalnya dan anne ingat kalau kemarin anthony bilang kalau dirinya main dengan temannya, dan anne menaruh kembali foto itu di atas meja dan pergi sekolah
“anne, ayo kita berangkat, ?” anthony bertanya, “aku ga bisa berangkat bareng, aku udah janji berangkat dengan william” anne menjawab sambil melepas genggaman tangan anthony
“aku ga bisa, sekarang aku harus Tanya pada selena apa maksud dari semuanya ini?” jawab dibenaknya
Saat disekolah dalam keadaan istirahat, anne mencari selena dan setelah bertemu anne berkata “ikut aku sekarang” “kemana?” Tanya selena bingung, lalu mereka berjalan di ruang lab computer”ada apa?” selena bertaya “aku hanya bertanya, pa benar kemarin kamu pergi ke paris bersama anthony” Tanya anne, selena kaget dan dalam benaknya “kenapa dia bisa tahu?” lalu selena menjawab “ya,” mendengar jawaban dari selena membuatnya semakin lemas dan menghela nafas menahan rasa sakitnya”apakah kamu tahu kalau aku istrinya anthony?”
“ya, aku tahu dia suami kamu, tapi anthony sama sekali ga mencintaimu, yang dicintainya hanya aku, kamu hanya pengganggu baginya” bentak selena, “maaf, jika aku bertanya itu padamu, aku hanya ingin tahu, tapi jika anthony masih mencintaimu, aku rela memberikannya padamu, “ jawab anne “kenapa ini, ini bukan aku yang sebenernya, aku ga selemas ini, kenapa rasanya aku ingin pingsan “ selena yang melihat anne terjatuh merasa kaget dan berteriak “tolong…” teriak selena, lalu william datang dan dia kaget melihat anne pingsan dan mengangkatnya , ditangga william bertemu dengan , dan william yang sedang membawa anne dalam keadaan pingsan,
“kenapa, dia?” Tanya anthony kaget dan tatapan melototi tertuju pada william dan selena
“anne sepertinya demam” jawab william
Semua siswa melihat mereka di berbagai tempat
“berikan padaku,” anthony bertanya pada william
“biar aku saja” william menjawab
“berikan!!” bentak anthony, “kapan kamu begitu peduli padanya ?” bentak william
“aku suaminya, kau puas ?? berikan padaku” jawab anthony dan membawa anne ke rumah sakit
***
Dirumah sakit , anne yang masih belum sadarkan diri dan anthony yang menunggu diluar ruangannya menunggu pintu terbuka dengan cemas , beberapa saat dokter keluar
“dokter apa yang terjadi dengan anne?” Tanya anthony
“ini cukup meyakinkan, anne terkena demam tinggi berhari-hari yang lalu tapi dia menahnya, mungkin tadi itu tubuhnya sudah tidak kuat menahan rasa sakitnya, oh ya jangan sampai dia banyak pikiran lagi “ jawab dokter “banyak pikiran?” “ya, yang membuatnya pingsan mungkin terlalu banyak pikiran” jawab dokter
Anthony berjalan menuju kamar anne, “apa yang kamu pikirkan” Tanya anthony yang duduk di sela-sela ranjang dimana anne tidur,
Berapa lama kemudian orang tua anne datang kerumah sakit “yangmulia bagaimana keadaan anne?”
Tanya ibu anne dengan cemas terlihat di mukanya berkeringat , mungkin dia berlari-lari
“hanya demam bu” jawab anthony,
Orangtua anne mendengarnya menghela nafas , lalu ibu anne memalingkan wajahnya kepada anne, “anne, kenapa kamu bisa sakit?” Tanya ibu memegang kepala anne
“ohya, yang mulia sebaiknya yang mulia pulang saja sepertinya yang mulia kecapaian” Tanya ayah anne, menepuk bahu anthony
“ga apa-apa, aku. Bisa koq” jawab anthony “sudah istirahatlah, biar kami yang jaga anne,” jawab ayah anne
Dalam perjalanan anthony hanya memikirkan apa yang membuat anne stress Setiba dirumah ratu berada di pintu dalam keadaan cemas dan setelah anthony datang ratu menghampirinya “anthony, gimana keadaan anne?” Tanya ibunda anthony
“baik-baik saja, hanya demam saja, ma, aku mau istirahat dulu” jawab anthony
“baikllah” jawab ratu
Anthony membuka pintu kamarnya dan duduk di kursi ruang tv dia melihat siaran tv yang menyiarkan tentang dirinya tentang cinta segiempat diantara dirinya, anne, selena dan William, semua siaran tertuju pada anthony sehingga didepan rumahnya banyak wartawan menunggu, anthony mematikan tv dan saat terbangun dari kursi dia melihat selembar amplop yang terjatuh berantakan lalu dia melihatnya dan foto itu berisi dirinya dan selena, dalam benaknya anthony berkata “apakah ini yang membuat anne sedih sehingga banyak pikiran”katanya dengan merobek-robek foto itu,
Lalu dia berlari menuju mobilnya dan pergi menemui anne, tapi wartawan menghambat perjalannya
“anne, makan dulu ya?” Tanya ibu anne menyuapi anne
Tapi anne hanya diam dan memalingkan wajahnya dari pandangan orang, lalu beberapa saat kemudian anthony datang kerumah sakit terengah-engah
“anne, kamu sudah bangun” Tanya anthony
Tapi anne ga merespon perkataan anthony, lalu melihat wajah anthony yang serius ibu anne meninggalkan mereka berdua
Perlahan anthony menghampiri anne dan duduk disebelahnya “apa kamu melihat foto yang dimeja?” Tanya anthony,
“ya” jawab anne “mungkin itu membuatmu marah, tapi foto itu adalah pesta perpisahan hubunganku dan selena” jawab anthony menjelaskan
“apa maksudmu?” Tanya anne kali ini dia menatap wajah anthony
“dia tau kalau aku sudah menikah, dan dia meminta 2 permintaan , yang pertama pergi mengajaknya jalan-jalan dan yang ke dua pelukan perpisahan” jelas anthony, lalu anne terbangun dari tidur dan berkata “aku tidak mau gara-gara aku, kalian berdua menjadi tersiksa, kemarin aku sudah bicara padaselena kalau aku akan menyerahkanmu padanya” mendengar halite anthoni pun marah “apa? Atas dasar hak apa kamu menyerahkanku pada wanita lain ??”
“enng…ga,bukan begitu” jawab anne memalingkan wajahnya
“sudahlah, walaubagaimana pun kau bukan saja seorang putri, tapi kamu juga istriku, dan aku akan beranggung jawabtentang apa yang terjadi padamu, bukankah sudah kubilang kamu jangan mengurusi hal ini” “baiklah” Anne berjalan menuju jendela dan melihat banyak wartawan disana
“anthony kenapa banyak wartawan disana?” Tanya anne melihat kejendela
Anthony hanya terdiam saja, anne langsung “ada apa ?“ Tanya anne melototi,
“saat kamu pingsan ditangan selena dan digendong oleh William dan aku membentaknya, karena saat itu william ga mau memberikan kamu padaku, mungkin salah satu dari mereka merekam hal itu dan mengirimnya ke internet” jawab anthony menjelas,
“apa?” jawab anne kaget dan saking kagetnya dia sampai terjatuh
“hei hati-hati” Tanya anthony
“aku harus bagaimana?” Tanya anne berkeringat
“sudahlah tenang saja”
“benarkah, lalu bagaimana aku bisa keluar dari rumah sakit ini?” Tanya lagi anne
“diam saja, biar aku yang hadapi mereka, ” jawab anthony
***
“yang mulia, gapapa kalo kita ga nemeni kalian pulang” Tanya ibu dan ayah anne dalam telepon
“gapapa bu” jawab anthony
Lalu anne dan anthony keluar dari rumah sakit dan mereka langsung menghadapi wartawan2, didampingi bodyguard anne langsung masuk dalam mobil dan anthony menyusul mengkutinya
“kamu gapapa” Tanya anthony
“gapapa,” jawab anne cemas,
“pa tolong nyalakan tv nya?” pinta anthony ke supir
“baik tuan” jawab supir menundukan kepalanya
Saat tv dinyalakan anthonyua chanel membicarakan tentang anthony,
Melihat reaksi anne yang menunduk tv segera dimatikan oleh anthony
“siaran langsung ” Tanya anthony
“ya” jawab anne
“tenang saja aku akan slalu menjagamu” “aku percaya padamu” jawab anne, Setelah pulang ke rumah ibu annesedang terduduk di kursi tamu terlihat dipandangannya dia sangat cemas, lalu dia melihat anne dan anthony datang, terbengunlah dia dari kursinya dan menghampirinya
“anne, kamu udah sehat sayang” Tanya ratu,
“ya,” jawab anne,
“oh ya udah anthony bawa anne ke atas ya?” jawab ratu
Lalu anne berbisik pada anthony,
“anthony,kamu harus berikan penjelasan terhadap media mengenai ini” Tanya anne memegang baju anthony
“akan kuusahakan” jawab anthony,
Anne hanya melihat mata anthony dan anthony menimbulkan reaksi serius dan dia bertanya
“anne, apakah kalau bukan karena orangtuamu, kamu ga akan menyetujui perjodohan ini?”
Anne melihat lampu dan dia menjawab “ya, kalau bukan karena kakek dan orangtuaku, mungkin aku ga akan menyetujuinya dan dulu aku sangat membencimu dari pertama” , mendengar kata2 anne, anthony menjadi kesal saat dia akan menjawab, anne sudah tertidur ,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar